Welcome to Finanda's World, This Blog just about the true story from me and others. "Tinggalkan komentar anda".

Aku Tulus Mencintainya

Dulu, kamu dan aku adalah sepasang kekasih. Kamu mencintai aku dengan ketulusan begitu pun juga aku. Walaupun kamu tidak pernah menyadari ketulusan itu hingga pada akhirnya aku dan kamu harus berpisah karna sebuah kepercayaan yang telah rusak. Sesingkat inikah kisah kita harus berakhir?? Tak dapat dipungkiri aku dan kamu sama-sama menjalani kisah yang lama. 8 bulan bisa dibilang hanya sebentar tapi itulah waktu terlama yang pernah kita alami dalam menjalani sebuah kisah.
Sampai saat ini aku masih mencintaimu, walau aku tidak pernah tahu bagaimana dengan kamu. Aku mencintai dan memperhatikanmu dalam diam. Kau tak akan pernah melihatku. Kau tak akan pernah menyadari betapa tulusnya cinta yang aku beri. Walaupun aku sempat dengan yang lain tapi hanya kamu yang ku sayang. Mungkin aku bisa menyukai seribu lelaki, tapi aku hanya bisa menyayangi satu lelaki. Itulah kamu!

Don't Judge The Girl From The Cover


 By : Finanda Rachmaulida Pratiwi

“Penampilan luar dapat menipu penampilan dalam”

          Setiap pria selalu menilai wanita dari penampilan yang tampak dari luar. Bahkan mereka dapat mencintai seorang wanita, awalnya hanyalah karna penampilan luar mereka yang mempesona tanpa mengetahui apakah penampilan luar wanita itu sebanding dengan penampilan dalam. Setiap pria selalu tertarik melihat seorang wanita yang cantik, mereka tidak pernah berfikir sebelumnya apakah dia orang baik atau tidak. Yang terlihat hanyalah kecantikan yang ada pada wanita itu. Tidak salah, semua pria pasti seperti itu. Tapi ada beberapa yang tidak melihat wanita dari penampilan luar, tapi dari penampilan hati yang memancarkan kecantikan abadi yang tak akan hilang sampai kapan pun. Karena wanita yang bisa memancarkan inner beauty mereka adalah wanita yang luar biasa.

New Article !! Forthcoming =D

1. The Truth Will be Come
2. Akhir Karna Awal
3. Dont Judge The Girl From The Cover
4. Kelemahan Bukanlah Lemah 
5. Nikmatnya Kegagalan
6. Keabadian
7. Tiada Yang Tak Berarti
8. Belajar Mencintai-Nya
9. Ketika Kita Jatuh
10. Dia Itu Sangat Dekat
11. Si Jenius Yang Kalah oleh Si Beruntung
12. Bercermin Diri
13. Seorang Pemimpin

Tumbuhkan Niat Memanen Sukses


By : Finanda Rachmaulida Pratiwi


“Tidak perlu otak pintar atau fisik yang kuat, tapi hanyalah sebuah niat yang kuat.
Karena niat yang akan membuat otak pintar dan fisik menjadi kuat”

            Niat adalah dasar pondasi dari segalanya. Karna sepintar atau sekuat apapun kita, jika tidak ada niat yang kuat semua itu tidak dapat terwujud. Karna niat yang akan mendorong kita untuk berkorban dan meraih sebuah keberhasilan. Seseorang dapat berhasil dan menciptakan sesuatu hal di dasarkan pada sebuah niat. Karna mereka memiliki niat yang kuat, mereka pun dapat berkorban dan melakukan hal besar untuk mewujudkan apa yang mereka inginkan. Modal utama seorang ilmuwan bukanlah otak yang jenius. Modal seorang atlet ternama juga bukanlah fisik yang kuat. Tapi hanyalah sebuah niat! Jika niat telah tertanam dalam diri kita, usaha pun akan muncul yang akan membuat kita melakukan sesuatu untuk berpikir sehingga jenius dan berlatih sehingga terbentuk fisik yang kuat. Niat adalah modal utama, setelah itu disertai usaha dan doa. Jika kita telah melakukan ketiga poin tersebut, tapi hasil yang kita dapatkan tidak sesuai keinginan atau bisa disebut gagal, maka satu poin lagi yang harus kita tanamkan yaitu ‘Pikiran Positif’. Berpikirlah secara positif, jika kita gagal itu adalah awal kesuksesan, jika kita tidak berhasil tuhan punya rencana lain untuk kita. Karna apa yang tuhan takdirkan dengan apa yang kita inginkan lebih baik apa yang tuhan takdirkan. Itu tandanya ada jalan lain menuju sukses, berdoalah agar tuhan menunjukkan jalan itu kepada kita. Pikiran positif itu WAJIB! Dan intinya adalah:

Yang Terjauh Dari Diri Ini


            By : Finanda Rachmaulida Pratiwi

             
             Apakah yang terjauh dari diri ini?? Banyak sekali jawaban, ada yang berkata Tuhan, Bulan, Matahari dan lain sebagainya. Tetapi sebenarnya yang terjauh dari diri kita adalah masa lalu. Karena bagaimanapun kita mengejar dengan kendaraan secanggih apapun masa lalu tidak akan pernah kita temukan kembali. Karena waktu takkan berputar lagi.

Kekasih, Sahabat dan Orangtua

By : Finanda Rachmaulida Pratiwi



“Terbesit dalam hati dan pikiran ini untuk berfikir mana yang paling berarti dan bisa membuat kita berarti antara Kekasih, Sahabat dan Orangtua”

Kekasih. Arti kekasih bagi seseorang yang menjalin hubungan cinta itu sangat berarti karena dia dapat menciptakan rasa takut akan kehilangan. Cinta yang kita berikan sangatlah besar dan tulus dari dalam hati. Dia yang selalu menemani kesepian hati di dalam ruang kosong yang gelap tak bercahaya. Dia mampu memberikan warna disetiap hari yang terlewatkan. Tanpanya dunia terasa hampa dan tak ada kekuatan pembangkit. Bahkan dia selalu menjadi topik perbincangan dengan seorang teman, sahabat bahkan orangtua. Dia itu bagaikan seperempat nyawa hidup (Buat yang overprotect). Terkadang kita rela mengorbankan apapun demi membuatnya tersenyum manis. Entah itu waktu, uang, atau lainnya.